Motor Servo Industri Yaskawa ELECTRIC 200V Baru 7000W 22.3N.m SGMSS-70A2A-FD11
Spesifikasi
Arus: 38.3A
Tegangan: 200V
Daya :7000W
Kecepatan Maks: 3000rpm
Encoder: encoder absolut 17bit
Inersia Beban JL kg¡m2¢ 10−4: 0.026
Poros: lurus tanpa pasak
| SGMCS-02B3C11 |
| SGMCS-02B3C41 |
| SGMCS-04B3C11 |
| SGMCS-04C3B11+SGDM-01ADA |
| SGMCS-05B3C11 |
| SGMCS-07B3B11 |
| SGMCS-07B3B11+SGDM-02ADA |
| SGMCS-07B3C11 |
| SGMCS-08DDA-TE12 |
| SGMCS-17D3A-MB11 |
| SGMCS-17D3C11+SGDH-04AE |
| SGMCS-35E3A-MB11 |
| SGMCS-35E3A--MB11 |
| SGMCS-80M3A11 |
Dalam data yang dipublikasikan, motor servo umumnya diberi peringkat untuk beroperasi dengan suhu belitan kontinu 1300 C (Kelas B) atau 1550 C (Kelas F). Meskipun motor dengan peringkat suhu Kelas H, 1800 C juga tersedia. Dengan asumsi resistansi motor beserta konstanta waktu listrik dan mekaniknya ditentukan pada 250 C, baru saja ditunjukkan bahwa ketiga parameter tersebut secara signifikan berubah nilainya pada suhu belitan 1550 C. Jika belitan motor dapat beroperasi dengan aman pada 1800 C, perubahan resistansi bahkan lebih besar karena persamaan (7.4-24) menunjukkan bahwa kenaikan 1550 C (1800 C-250 C) pada suhu belitan meningkatkan resistansi listriknya sebesar faktor 1,609. Oleh karena itu, jika respons gerak dinamis motor servo dihitung menggunakan nilai parameter 250 C, maka perhitungan ini melebih-lebihkan respons dinamis motor untuk semua suhu di atas 250 C.
Pada semua motor magnet permanen, ada efek tambahan yang dimiliki suhu pada konstanta waktu mekanik motor saja. Seperti yang ditunjukkan pada persamaan (a), konstanta waktu mekanik motor berubah berbanding terbalik dengan setiap perubahan pada back EMF, Ke, dan konstanta torsi, KT. Baik Ke maupun KT memiliki ketergantungan fungsional yang sama pada kerapatan fluks magnet celah udara motor yang dihasilkan oleh magnet motor. Semua motor magnet permanen tunduk pada demagnetisasi yang dapat dibalik dan tidak dapat dibalik. Demagnetisasi yang tidak dapat dibalik dapat terjadi pada suhu berapa pun dan harus dihindari dengan membatasi arus motor sedemikian rupa sehingga, bahkan sesaat, tidak melebihi arus puncak/torsi yang ditentukan oleh produsen motor. Melebihi peringkat arus puncak motor dapat 7 7 secara permanen mengurangi Ke dan KT motor sehingga meningkatkan konstanta waktu mekanik motor pada setiap suhu termasuk suhu ambien yang ditentukan. Demagnetisasi termal yang dapat dibalik bergantung pada bahan magnet spesifik yang digunakan. Saat ini, ada empat bahan magnet berbeda yang digunakan dalam motor magnet permanen. Keempat bahan tersebut adalah: Aluminium-Nikel-Kobalt (Alnico), Samarium Kobalt (SmCo), Neodymium-Besi-Boron (NdFeB), dan Ferrite atau magnet Keramik seperti yang sering disebut. Dalam rentang suhu, -600 C < T < 2000 C, keempat bahan magnet menunjukkan demagnetisasi termal yang dapat dibalik sedemikian rupa sehingga jumlah kerapatan fluks magnet celah udara yang mereka hasilkan menurun secara linier dengan meningkatnya suhu magnet. Oleh karena itu, mirip dengan resistansi listrik, ekspresi untuk penurunan yang dapat dibalik pada Ke(T) dan KT(T) dengan meningkatnya suhu magnet diberikan oleh: Ke,T(T) = Ke,T(T0)[1-B(T-T0)] (persamaan b) Dalam persamaan (b), koefisien B untuk setiap bahan magnet adalah: B(Alnico)= 0.0001/0 C B(SmCo) = 0.00035/0 C B(NdFeB) = 0.001/0 C B(Ferrite) = 0.002/0 C
![]()
PRODUK UNGGULAN LAINNYA
Peringkat Umum
Cuplikan Penilaian
Berikut ini adalah distribusi semua peringkatSemua Ulasan