Motor Servo AC Yaskawa Baru dan Asli 1500r/min SGMG-44A2AAF Buatan Jepang
Spesifikasi
Arus: 32.8A
Tegangan: 200V
Daya: 4400W
Kecepatan Maks: 1500rpm
Encoder: Encoder Absolut 17bit
Inersia Beban JL kg¡m2¢ 10−4: 0.026
Poros: lurus tanpa pasak
PRODUK UNGGULAN LAINNYA
| SGMG-20A2AAB |
| SGMG-20A2AB |
| SGMG-20A2ABC |
| SGMG-20A2ABS |
| SGMG-20A2BB |
| SGMG-20A2BBB |
| SGMG-20ASA |
| SGMG-20AWA |
| SGMG-30A2A |
| SGMG-30A2AAB |
| SGMG-30A2AB |
| SGMG-30A2ABC |
| SGMG-30A2ABS |
| SGMG-30AWA |
| SGMG-30V2AB |
| SGMG-40V2AB |
| SGMG-44A2AAB |
| SGMG-44A2AB |
| SGMG-44A2ABC |
| SGMG-44ASAAB |
| SGMG-44V2AB |
| SGMG-55A2A |
| SGMG-55A2AAB |
| SGMG-55A2AB |
| SGMG-55A2ABC |
| SGMG-60A2BBB |
| SGMG-60A2BBC |
| SGMG-75A2AAB |
| SGMG-75A2AB |
| SGMG-75A2ABC |
Peran penting dimainkan oleh pengetahuan motorik (program motorik) yang secara tidak langsung terhubung dengan elemen teknik dalam olahraga tertentu. Menurut Bernstein (dalam Latash, 1998), ada transfer (transmisi pengetahuan dan kemampuan motorik) yang kuat antara situasi motorik yang terkait. Misalnya, pengetahuan motorik senam, atletik, dan tenis sangat positif memengaruhi efisiensi dalam belajar ski, bermain bola basket, dan sepak bola, dan sebaliknya. Semakin banyak pengetahuan motorik, pengalaman, dan program yang dimiliki seorang pemula, semakin mudah baginya untuk mempelajari teknik gerakan baru dalam olahraga lain.
Pada fase ini seorang pemula sering berpikir bahwa ia melakukan tugas dengan benar, padahal sebenarnya ia melakukannya secara asal-asalan atau sama sekali salah. Mengapa? Karena kontrol atas gerakannya sangat lemah. Ia hanya mampu mengontrol gerakan melalui sistem sinyal visualnya. Mata mungkin merupakan analis optik yang paling penting tetapi itu tidak cukup. Fungsi terpenting dalam koordinasi gerakan adalah reseptor kinestetik (Schmidt, 1991). Ini adalah badan sensorik yang tersebar di persendian, ligamen, dan tendon serta memantau posisi dan gerakan bagian tubuh, sudut sendi, dan ketegangan otot. Dalam kasus pemula, fungsi analis kinestetik secara substansial kurang menonjol, karena mereka bergantung pada pengalaman dan program motorik serta memori motorik yang sudah dikuasai. Oleh karena itu, aliran informasi umpan balik sangat lemah, informasi tidak lengkap, tidak tepat, dan tidak tepat waktu. Jika seseorang ingin pemula memahami informasi verbal (penjelasan), ia harus dibantu dengan kontrol optik. Instruktur harus mendemonstrasikan elemen teknis dengan jelas, mengulanginya beberapa kali dengan kecepatan lebih rendah, jika perlu, menekankan elemen kunci pelaksanaan, dan memberikan penjelasan yang sesuai. Sejauh menyangkut penjelasan, perhatian harus diberikan agar pemula hanya diberikan informasi yang sangat diperlukan untuk pelaksanaan gerakan tertentu. Kelimpahan informasi awal dapat berdampak negatif pada konsentrasi dan motivasi individu.
![]()
Peringkat Umum
Cuplikan Penilaian
Berikut ini adalah distribusi semua peringkatSemua Ulasan