logo
Rumah > Produk >
Industrial Servo Motor
>
YASKAWA 16-bit Nilai Output 100W Absolute Encode SGMAH-01AAA4C AC SERVO MOTOR RPM: 3000

YASKAWA 16-bit Nilai Output 100W Absolute Encode SGMAH-01AAA4C AC SERVO MOTOR RPM: 3000

Rincian produk:
Tempat asal: Jepang
Nama merek: Yaskawa
Nomor model: SGMAH-01AAA4C
Informasi Rinci
Tempat asal:
Jepang
Nama merek:
Yaskawa
Nomor model:
SGMAH-01AAA4C
Kekuatan:
100W
Pengolahan:
200v
Saat ini:
0.91a
Nm:
0.318
r/mnt:
3000
INS:
B
Menyoroti:

High Light

Menyoroti:

ewing machine servo motor

,

ac servo motor

Informasi Perdagangan
Kuantitas min Order:
1
Harga:
Dapat dinegosiasikan
Kemasan rincian:
Baru dalam kotak aslinya
Waktu pengiriman:
2-3 hari kerja
Syarat-syarat pembayaran:
TT West Union
Menyediakan kemampuan:
100
Deskripsi Produk

YASKAWA 16-bit Rated Output 100W Absolute Encode SGMAH-01AAA4C AC SERVO MOTOR RPM: 3000
 
 
 
 

Spesifikasi
Jenis servomotor: SGMAH Sigma II
Nominal output: 100W (0,25HP)
Sumber Daya: 200V
Spesifikasi Encoder: 16-bit (16384 x 4) Absolute Encoder; Standar
Tingkat Revisi: Standar
Spesifikasi poros: poros lurus tanpa jalan kunci
Aksesori: Standar; tanpa rem
Opsi: Tidak ada
Fungsi: Power Triode
Konstruksi:Tip Titik KontakStructure:PNP
Fungsi Khusus: Titik Kontak Umum
DiodePenggunaan:Diode memancarkan cahaya
Jenis: tidak ada

UPC: tidak berlaku
ISBN: tidak berlaku
EAN: tidak berlaku


 
 
Produk-produk unggulan lainnya

Yasakawa Motor, Pengemudi SG- Mitsubishi Motor HC, HA-
Modul Westinghouse 1C, 5X- Emerson VE,KJ-
Honeywell TC, TK- Modul GE IC -
Fanuc motor A0- Yokogawa pemancar EJA-




Produk serupa
SGMAH-01A1A21
SGMAH-01A1A2B
SGMAH-01A1A2C
SGMAH-01A1A41
SGMAH-01A1A4B
SGMAH-01A1A4C
SGMAH-01A1A61D-OY
SGMAH-01A1A-AD11
SGMAH-01A1A-FJ61
SGMAH-01A1A-SM11
SGMAH-01A1A-SM21
SGMAH-01AAA21
SGMAH-01AAA21-Y2
SGMAH-01AAA2B
SGMAH-01AAA2C
SGMAH-01AAA41
SGMAH-01AAA4B
SGMAH-01AAA4C
SGMAH-01AAA4CH
SGMAH-01AAA61
SGMAH-01AAA61D-OY
SGMAH-01AAACH
SGMAH-01AAAG761 + SGDM-01ADA
SGMAH-01AAAH12C
SGMAH-01AAAH161
SGMAH-01AAAH161-E
SGMAH-01ACA-SW11
SGMAH-01B1A2S
SGMAH-01B1A41
SGMAH-01BAA21
SGMAH-01BAA41
SGMAH-01BBA21
SGMAH-01BBABC
SGMAH-01BBA-TH12
SGMAH-02A1A21
SGMAH-02A1A61D-0Y
SGMAH-02A1A6B
SGMAH-02A1A6C
SGMAH-02A1A-DH12
SGMAH-02A1A-DH21
SGMAH-02A1AG161
SGMAH-02A1A-SM11
SGMAH-02A1A-SM21
SGMAH-02A1A-YR21
SGMAH-02AAA21
SGMAH-02AAA21/SGMAH-02AAA41
SGMAH-02AAA21-Y1
SGMAH-02AAA2B
SGMAH-02AAA2C
SGMAH-02AAA2C-Y2
SGMAH-02AAA41
SGMAH-02AAA4C
SGMAH-02AAA61D-OY
SGMAH-02AAA61D-YO
SGMAH-02AAA6C
SGMAH-02AAA6CD-0Y
SGMAH-02AAA6SD
SGMAH-02AAAG761
SGMAH-02AAAGB61
SGMAH-02AAAH161
SGMAH-02AAAH76B
SGMAH-02AAAHB61
SGMAH-02AAAJ32C
SGMAH-02AAAJ361
SGMAH-02AAA-SB12
SGMAH-02AAAYU21
SGMAH-02AAF4C
SGMAH-02ABA21
SGMAH-02ACA-SW11
SGMAH-02B1A21
SGMAH-02B1A2C
SGMAH-02B1A41
SGMAH-02B1A6C
SGMAH-02BAA21
SGMAH-02BAA41
SGMAH-02BAAG721
SGMAH-02BBA21
SGMAH-03BBA-TH11
SGMAH-04A1A2
SGMAH-04A1A21
SGMAH-04A1A2B





Sudut perpindahan ditentukan oleh hubungan berikut:
X = (Z ÷ 2π) × sin ((Ta ÷ Th) dimana:
Z = jarak gigi rotor
Ta = torsi beban
Th = Motor dengan torsi tahan nominal
X = sudut perpindahan.

Oleh karena itu jika Anda memiliki masalah dengan kesalahan sudut langkah dari motor yang dimuat saat istirahat, Anda dapat memperbaiki ini dengan mengubah kekakuan motor.Hal ini dilakukan dengan meningkatkan torsi tahan dari motorKita bisa melihat efek ini ditunjukkan pada gambar 5.
Meningkatkan torsi tahan untuk beban konstan menyebabkan pergeseran sudut lag dari Q2 ke Q1.
Keakuratan Angle Langkah Salah satu alasan mengapa motor stepper telah mencapai popularitas seperti sebagai posisi
perangkat adalah akurasi dan repeatability.
Biasanya motor stepper akan memiliki akurasi sudut langkah 3 ∼ 5% dari satu langkah. Kesalahan ini juga tidak kumulatif dari langkah ke langkah.Keakuratan motor stepper terutama merupakan fungsi dari mesin mekanik
Keakuratan bagian dan perakitan. Gambar 9 menunjukkan grafik tipikal dari akurasi posisi motor stepper.

Kesalahan Posisi Langkah
Kesalahan posisi positif atau negatif maksimum yang disebabkan ketika motor telah berputar satu langkah dari posisi tunggu sebelumnya.
Kesalahan posisi langkah = sudut langkah yang diukur - sudut teoretis

Kesalahan Posisi
Motor ditekan N kali dari posisi awal (N = 360°/sudut langkah) dan sudut dari posisi awal